air mata pengantin

Dulu dia yang hanya bisa dicintai dalam diam, kini memang benar-benar berada dihadapan. Dulu ada sejuta alasan untuk air mata ini berlinang, tapi itu memang benar-benar menjadi penawar dari sebuah kegundahan.

menakar hati seorang pujangga

bersama pena jarinya menari diatas lemabaran suci.

belajar dari seorang ikhwan

ikhwan merupakan sahabat sejati untuk selalu bergerak dan berjuang kepada ranah kebenaran.

secuil kisah di teluk Pang-Pang

ketenangan jiwa berasal dari kesederhanaan hati.

assalamu'alaykum cinta

Maka segenggam tabah haruslah senantiasa terasah, Agar kehidupan ini kian terarah. sehingga apa yang di ucap, apa yang di lihat, dan apa yang di perbuat, kan senantiasa menjadi berkah.

cinta di ujung do'a

cinta dan do'a menyatu dalam qolbu, melahirkan kekuatan luarbiasa yang mampu mengguncangkan dunia dan seisinya.

ijinkan aku tuk menjadi petani

dalam lamunan ku mencoba mencari kebahagiaan.

Tampilkan postingan dengan label familly. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label familly. Tampilkan semua postingan

16 Agustus 2014

sang wanita perkasa

kedukaan yang tak jua reda
teruntuk Ibuku tercinta
yang senantiasa menhaturkan do'a
dalam rintihan malam dan juga senandungnya

baktiku kepadamu adalah janji
dihati janji itu telah terpatri
mudah-mudahan sang Ilahi meridhoi
setiap langkah kecil yag aku lalui

untuk semua wanita yang aku kasihi
maafkan untuk semua harapan
si dungu kini mulai menyadari
apa arti dari semua kehidupan ini

2 September 2012

Rumah bambu dan sejuta rindu


Terinspirasi dari “rumah tanpa jendela” maka muncullah keinginan untuk melambaikan jari diatas tuts keyboard. Sembari mengisi waktu luang, adalah saat yang tepat untuk menggambarkan rumah dimana diri ini dibesarkan.
Sebenarnya, Lebih tepatnya adalah rumah matahari. Kenapa disebut sebagai rumah matahari? Ya.. karena setiap celah dinding dan atapnya mampu diterobos dengan sempurna oleh sinar matahari. Saat mentari menunjukkan keperkasaannya dari ufuk timur, cahaya kuning emas semburat indah meluncur bersama paket-paket spectrum warna, menembus celah-celah kecil dinding yang hanya tersusun atas anyaman bambu alakadarnya. Seolah mereka saling berkejaran saat setiap asap jelaga putih perapian tungku bersorak sorai menyambut kedatangannya.

7 Maret 2012

Dari ananda, untuk Ibu dan Masjid

Kepada mentari yang  selalu menyinari hati, dalam segala kondisi..
assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

ku tuliskan surat ini kepada ibu. dapat dipastikan ibu tak mungkin bisa membaca untaian kata ini, karena memang ibu masih belum mengerti apa itu IT. jangankan internet, sms pun Ibu dan bapak masih belum memahami. tapi, atas kehendak Allah semua itu kan pasti terjadi. memang ibu mungkin tak bisa membaca secara langsung tulisan ini, tapi biarlah nanti keajaiban yang membacakan untaian cinta dari anakmu yang telah kau besarkan hingga seperti ini.

10 Desember 2011

secuil kisah di teluk pang-pang

Masihkah kalian dapati seseorang yang masih takut untuk naik sepeda motor meskipun ia di bonceng? Masihkah kalian menemui seseorang yang masih ketakutan ketika ia mendengar suara keras dari sound system dari orang yang sedang menyelenggarakan hajatan? Jika kalian masih menemukan hal itu, berarti kita memiliki kesamaan kejadian. Ya, ia adalah saudara sepupuku. Yang kala itu ia masih sangat awam dengan perkembangan di era sekaang ini.