air mata pengantin

Dulu dia yang hanya bisa dicintai dalam diam, kini memang benar-benar berada dihadapan. Dulu ada sejuta alasan untuk air mata ini berlinang, tapi itu memang benar-benar menjadi penawar dari sebuah kegundahan.

menakar hati seorang pujangga

bersama pena jarinya menari diatas lemabaran suci.

belajar dari seorang ikhwan

ikhwan merupakan sahabat sejati untuk selalu bergerak dan berjuang kepada ranah kebenaran.

secuil kisah di teluk Pang-Pang

ketenangan jiwa berasal dari kesederhanaan hati.

assalamu'alaykum cinta

Maka segenggam tabah haruslah senantiasa terasah, Agar kehidupan ini kian terarah. sehingga apa yang di ucap, apa yang di lihat, dan apa yang di perbuat, kan senantiasa menjadi berkah.

cinta di ujung do'a

cinta dan do'a menyatu dalam qolbu, melahirkan kekuatan luarbiasa yang mampu mengguncangkan dunia dan seisinya.

ijinkan aku tuk menjadi petani

dalam lamunan ku mencoba mencari kebahagiaan.

Tampilkan postingan dengan label pernikahan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pernikahan. Tampilkan semua postingan

6 November 2014

Jalan Pernikahan (part 1)



Sajak-sajak cinta mengalir begitu derasnya, kepada insan yang menjadikan pernikahan sebagai pintu gerbang, penghantar kebahagiaan yang kekal nan penuh keberkahan. Kepada yang disana yang sedang dirundung bahagia, sebuah anugerah tiada tara dari sang Maha Kuasa. Nasihat-nasihat agung menggema, diiringi oleh do’a-do’a yang kan di amini oleh setiap makhluk yang menjadi saksi atasnya.

28 Agustus 2012

Assalamu'alaikum Cinta


Kepada seseorang yang aku cintai karena kelembutan akhlaqnya
Kepada seseorang yang senantiasa menjaga puasa daudnya
Kepada seseorang yang Al-Qur’an merupakan pelita didalam hatinya
Kepada seseorang yang alma’tsurat menjadi penghias pagi dan petangnya
Kepada seseorang yang menjaga waktu dhuha dan tahajudnya
Kepada seseorang yang senyum ikhlas menjadi shodaqoh darinya
Kepada seseorang yang dalam do’a selalu ku sebut namanya
Kepada seseorang yang teguh dan sabar didalam penantiannya

Assalamu’alaikum cinta…

21 Juni 2012

Air Mata Pengantin

Tak cukuplah untaian kata yang berbaris rapi dalam sebuah prosa untuk mengungkapkan keelokan indah wajahnya.Sosok yang begitu anggun telah merasuk kedalam setiap titik pantulan retina, sehingga ia seolah sulit untuk dipalingkan dalam setiap pandangan. Tidak terlalu hiperbola ketika jemari ini mulai berayun untuk menggoreskan sajak-sajak cinta, karena setiap manusia telah mengamini akan aura pesona yang mendamaikan hati, bagi yang telah melihatnya.

Dulu dia yang hanya bisa dicintai dalam diam, kini memang benar-benar berada dihadapan. Dulu ada sejuta alasan untuk air mata ini berlinang, tapi itu memang benar-benar menjadi penawar dari sebuah kegundahan. Dan kini, ia menjadi alasan untuk tetap bertahan meskipun ada ribuan alasan untuk lari dari sebuah kenyataan.